LDKS OSIS, PMR, dan Pramuka MA Al-Mahrusiyah Tahun Pelajaran 2025/2026: Membentuk Pemimpin Muda Berkarakter

Kediri, 19–21 September 2025 – Madrasah Aliyah Al-Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi pengurus OSIS, PMR, dan Pramuka Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi salah satu program pembinaan karakter dan kepemimpinan yang bertujuan mencetak generasi muda madrasah yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Program LDKS merupakan bagian dari pembinaan organisasi kesiswaan yang secara rutin dilaksanakan madrasah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan peserta didik.

Pembukaan Kegiatan

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti seluruh peserta, dewan guru, pembina organisasi, serta panitia pelaksana. Dalam sambutannya, pihak madrasah menyampaikan bahwa organisasi merupakan wadah pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, dan mengambil keputusan secara bijaksana.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami arti penting kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, akhlakul karimah, serta semangat pengabdian kepada madrasah.

Materi Kepemimpinan dan Keorganisasian

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi mengenai:

  • Kepemimpinan (Leadership)
  • Manajemen organisasi
  • Komunikasi efektif
  • Kerja sama tim (Team Building)
  • Kedisiplinan dan tanggung jawab
  • Pembentukan karakter Islami
  • Manajemen program kerja organisasi

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, presentasi, serta praktik langsung sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan organisasi sehari-hari.

Praktik Lapangan dan Perkemahan

Salah satu agenda utama LDKS adalah kegiatan lapangan dan perkemahan yang diikuti seluruh peserta. Dalam suasana alam terbuka, siswa dilatih untuk meningkatkan:

  • jiwa kemandirian,
  • kepemimpinan,
  • solidaritas,
  • kerja sama,
  • ketangguhan,
  • kemampuan memecahkan masalah.

Berbagai permainan edukatif (outbound), dinamika kelompok, latihan kedisiplinan, hingga kegiatan malam keakraban menjadi sarana efektif dalam membangun kekompakan antarpeserta.

Pembinaan Spiritual

Sebagai madrasah berbasis pesantren, seluruh rangkaian kegiatan senantiasa dipadukan dengan pembinaan spiritual. Peserta melaksanakan shalat berjamaah, doa bersama, kajian keislaman, serta refleksi malam sebagai bentuk penguatan iman dan akhlak dalam menjalankan amanah sebagai pengurus organisasi.

Nilai-nilai religius ini menjadi fondasi utama agar kepemimpinan yang dimiliki tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga berlandaskan kejujuran, amanah, dan tanggung jawab.

Penutupan

Kegiatan LDKS ditutup dengan evaluasi, penyampaian kesan dan pesan peserta, serta penyerahan penghargaan kepada kelompok terbaik. Momentum ini menjadi awal perjalanan para pengurus OSIS, PMR, dan Pramuka dalam mengemban amanah selama masa bakti Tahun Pelajaran 2025/2026.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu menjadi teladan, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, berwawasan luas, serta siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Madrasah Aliyah Al-Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri.

Semoga seluruh pengalaman yang diperoleh selama LDKS menjadi bekal berharga dalam menjalankan roda organisasi dengan penuh dedikasi, semangat kebersamaan, serta tanggung jawab demi terwujudnya madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.