Menjelajah Ilmu Cuaca: Keseruan Kunjungan Edukatif MA Al-Mahrusiyah Lirboyo ke BMKG Dhoho 2026

KEDIRI – Pembelajaran yang efektif tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Mengusung semangat tersebut, MA Al-Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri sukses menggelar kegiatan Kunjungan Edukatif ke Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dhoho pada tahun 2026 ini.

Kegiatan yang diikuti oleh para siswa dan didampingi oleh dewan guru ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik, khususnya dalam bidang sains, geografi, dan meteorologi penerbangan. Pemilihan BMKG Dhoho, yang terintegrasi dengan aktivitas Bandara Internasional Dhoho Kediri, memberikan nilai tambah tersendiri karena siswa dapat melihat langsung bagaimana data cuaca dikelola untuk keselamatan penerbangan dan masyarakat umum.

Belajar Mengenal Alat Pengukur Cuaca

Setibanya di stasiun BMKG Dhoho, rombongan MA Al-Mahrusiyah disambut hangat oleh tim dan para ahli meteorologi setempat. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemaparan materi dasar mengenai tugas pokok dan fungsi BMKG. Para siswa diajak untuk memahami perbedaan antara cuaca, iklim, dan geofisika.

Antusiasme siswa semakin terlihat saat mereka diajak berkeliling (observasi lapangan) untuk melihat langsung taman alat meteorologi. Petugas BMKG dengan sabar menjelaskan fungsi berbagai instrumen canggih, seperti:

  • Anemometer untuk mengukur kecepatan dan arah angin.
  • Ombrometer untuk menakar curah hujan.
  • Barometer untuk mengukur tekanan udara.
  • Serta berbagai peralatan modern lainnya yang beroperasi selama 24 jam penuh.

“Kami sangat senang menerima kunjungan dari adik-adik MA Al-Mahrusiyah. Harapannya, kunjungan ini bisa memantik minat mereka terhadap ilmu sains dan menyadarkan betapa pentingnya informasi cuaca dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah satu pemateri dari BMKG Dhoho.

Menginspirasi Generasi Masa Depan

Kunjungan edukatif ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Bagi MA Al-Mahrusiyah Lirboyo, kegiatan ini adalah bentuk integrasi antara teori yang dipelajari dari buku pelajaran dengan praktik di dunia nyata. Siswa tidak hanya menghafal nama alat, tetapi mengerti bagaimana data yang dihasilkan dari alat-alat tersebut diolah menjadi prakiraan cuaca yang setiap hari kita baca.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para siswa, penyerahan cinderamata dari pihak sekolah, dan diakhiri dengan sesi foto bersama di halaman kantor BMKG Dhoho.

Semoga agenda kunjungan edukatif ini dapat terus menjadi program unggulan di MA Al-Mahrusiyah Lirboyo, guna mencetak generasi yang berwawasan luas, melek teknologi, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap fenomena alam di sekitar mereka.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.